Sedikit beralih tema blog ini yang biasanya tentang pengetahuan,
sekarang saya sedikit membahas tentang sebuah perjalanan kami pada hari libur sekolah. Tanggal 24 Desember 2010 kami diberi kesempatan untuk bergabung dengan anak XII IPA 1 angkatan 2011 dalam acara observasi ke Sumatera Barat. Perjalanan ini diawali dengan keterlambatan saya sampai disekolah, sehingga guru yang sudah menunggu didepan sekolah sempat agak marah (Hehe, barangkali marah sekali :D). Didalam bus, tempat duduk kami telah diatur oleh wali kelas yang bersangkutan untuk menempatkan kami di tempat duduk depan, dan dengan driver kami yang namanya 'IIN TORON' (yang mirip osama bin laden) serta dihibur dengan lagu-lagu dari berbagai aliran, ada dangdut, pop, rock dan lainnya. suasana didalam bus heboh sekali seperti diskotik (kayak pernah ajeeee :p)
dan semuanya bersuka ria didalam bus, pokoke narsis abisssssssssssssssssssss.
Lubuk Bangku nama tempat pengisi energi, semangat juang, nutrisi, vitamin (ahaha lebay) yang pertama kali dikunjungi pada awal perjalanan dari bangkinang, ondeh iyo sabana taragak wak makan disiko, lah lamo bana awak indak makan disiko. Yang nio tambuah ambiak surang yo da. Sambanyo tingga dipiliah se nyo da. Semoga uda-uda, uni-uni jo adiak-adiak skalian batambah tambah salero makannyo disiko, amiiiin.
Tak perlu banyak cerita soal makan (jadi lapar nih :D) setelah tancap gas soal makan, kami pun tancap gas ke padang panjang,,, dingiiiiiiinnn bana disinan. Turun dari bus langsung ambil pakaian ganti dan setelah itu apa yang terjadi saudara-saudara? hahahaha kami menceburkan diri atas dasar terobsesi dengan beruang kutub yang sanggup hidup di air yang dingin, masa' kami kalah dengan beruang kutub, soorrryyyy soorrryyyy jeck. Byuuuurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr...... ternyata tinggi air disini cukup dalam dan membuat saya yg tdk bisa brenang mnjadi pndai berenang (Nyombong Dikit). Ondeh dingin bana ayia disiko, ntah bara kulkas es yang dimasuakkan kadalam kolam ketek ko, hahahaha :D.
Sebenarnya kami masih sanggup mandi, tapi mungkin karena ada kabar beruang kutubnya juga mau observasi ke anai jadi kami sebagai makhluk yang diberi akal pikiran kami bisa memaklumi beruang itu untuk mencoba tempat disini, ya hitung hitung amal untuk akhirat (bongak bongak), kami pasang baju ganti, dan kami berfoto bersama-sama dengan BUNDO KAMI NAN SABANA KAMEK di sana, wajah kami semuanya kelihatan sangat cerah, ya maklumlah sebagai orang yang taat ibadah kami terlalu lama mengambil air Wudhu' di dalam kolam (hahaha emang bisa ya?). Ya semoga saja wajah wajah yang cerah sekarang ini bisa membawa kecerahan pada wajah indonesia selanjutnya, bisa dikatakan wajah indonesia yang kurang cerah sekarang mungkin karena terlalu sebentar mengambil Wudhu' dan beribadah dengan terburu-buru. Maka dari itu kita sebagai harapan bangsa kedepannya harus bisa untuk merubah indonesia, siapa lagi yang akan merubah indonesia ini jika tidak kita kita yang ada di foto ini (jiiiaaaa pede daankk) karena kita yang sekarang adalah miniatur dari sebuah bangsa, jangan mau dirusak oleh hal yang merusak.Matahari pun mulai capek melihat kami sehingga dia pengen jalan jalan ketempat lain, yah kami juga tidak mau kalah dengan matahari :p kami juga mau pergi ketempat lain. Tujuan kami selanjutnya adalah pergi ke penginapan di 'Wisma PT Kereta Api' tepatnya jalan Sultan Sjahrir, Padang Panjang. Tapi sebelum itu singgah sebentar di air terjun,
ya lumayanlah awal saya datang kambing sudah minta foto berdua hahahahaha (lucu gag lucu harus ketawa), enak juga kambing itu, kemana mana makan gag ada yang bayar semuanya gratis tis tis tis, mungkin teman teman ada yang mau jadi kambing? kalau saya mau jadi manusia saja agar bisa selalu mempelajari segalanya tentang dunia termasuk kambing dan dikambing hitamkan oleh dunia, agar tidak dikambing hitamkan kita cukup membuka gembok dari jendela dunia yang dilindungi dengan digit digit misteri, kelihatannya suram sekali, tapi kuncinya cukup dengan belajar dan membaca serta berkata jujur dan bisa memegang kata-kata agar semuanya menjadi berkah yang tidak menyebabkan kesombongan.
Perjalanan sekarang menuju penginapan di Wisma PT Kereta Api, Padang Panjang. Disana tempatnya cukup bagus, serasa menginap di hotel tak berbintang-bintang, ya maklum saja namanya juga wisma, syukuri apa yang ada, yang penting bisa meloncat loncat diatas tempat tidur. Semuanya langsung mandi atau yang lebih tepatnya barangkali ada juga yang gag mandi sewaktu sampai disana. Malamnya kami pergi mencari makan, bisa dikatakan kami seperti preman karena mencari makan dengan membentuk Geng Kapak Merah berharap agar ada yang takut dari setelah sampai ditempat jual nasi orang yang jual nasi berkata "aaa cari diak? duduaklah diak? piliahlah sambanyo dia.. (haha Ngarang) singkat cerita setelah makan kami langsung kembali ke penginapan.
Mungkin kalian pernah mendengan kata HANTU? yapz,,, benar sekali ! sekarang mereka benar benar ada dibelakang kalian (hehehe becanda :p) sebelum tidur ada teman yang berfoto di rel kereta api dengan tanpa mengenakan Baju Kaos mereka, tetapi saya tak sanggup karena dingin mendingan berfoto dengan Bu Dewi pake selimut lebih enak. Setelah berfoto itu ternyata kami mendapatkan sebuat cerita mengerikan tentang rel kereta itu, dan tidak perlu diceritakan karena yang membaca sudah bisa menebak sendiri saya mau menceritakan apa. Semua yang cewek jadi takut setelah mendengar cerita itu, sampai-sampai satu kamar jadi kosong karena mereka tidur dengan membentuk gabungan para tak suka hantu (HAHAHA) , ya tunggu apalagi, sebenarnya kami mau nyewa satu kamar lagi karena di kamar kami tidak muat untuk 4 orang, mumpung ada kamar kosong ya dimanfaatkan saja, duit yang tidak jadi keluar bisa buat makan makan :D, singkatnya kami tidur dan ternyata hari telah subuh trus langsung sholat subuh. Setelah sholat subuh saya membaca satu bab tentang penemu penicilin yang berkat penemuannya telah menyelamatkan ribuan jiwa pada zaman perang dulu, menakjubkan.Setelah matahari mulai kangen melihat kami dan menampakkan dirinya, kami menyempatkan berfoto foto dulu sebelum melanjutkan perjalanan selajutnya.
Perjalanan selanjutnya kami pergi dulu Ke Mifan Padang Panjang yang sebelum itu singgah dulu untuk sarapan. Kejadian yang sangat menjengkelkan bagi saya adalah pada saat menyewa Bomboom Car (kalau tidak salah namanya itu) karena sewaktu mesin dihidupkan kemudian setelah sampai di tengah kolam mesinnya malah mati, disanalah saya meratapi lumut lumut yang hijau kolam selama 15 menit. Kabar-kabari di saat waktunya OMBAK ada yang tenggelam (namanya disensor) dan berhasil diselamatkan oleh petugas dan rekan lainnya. Banyak cerita yang bisa disampaikan di Mifan tersebut dan singkatnya kami pun pergi menuju Bus untuk melanjutkan perjalanan kedua pada hari itu ke danau kembar setelah semuanya mengganti baju dengan baju ganti. 


























0 comments:
Posting Komentar